Kenaikan Harga Gas Elpiji Resahkan Warga Desa Hutarimbaru

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hutarimbaru, 8 Juni 2026 – Harga gas elpiji 3 kilogram di Desa Hutarimbaru mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Jika sebelumnya gas elpiji dijual dengan harga sekitar Rp20.000 per tabung, kini harganya naik menjadi Rp27.000 per tabung. Kenaikan tersebut membuat sebagian warga merasa resah karena menambah beban pengeluaran sehari-hari.

Salah seorang warga Desa Hutarimbaru, Asiah (45), mengaku keberatan dengan kenaikan harga gas tersebut. Menurutnya, gas elpiji merupakan kebutuhan utama yang digunakan setiap hari untuk memasak.

“Biasanya saya membeli gas seharga Rp20.000 per tabung, tetapi sekarang sudah mencapai Rp27.000. Kenaikan ini cukup terasa karena kebutuhan rumah tangga lainnya juga ikut naik,” ujar Asiah saat diwawancarai, Selasa (8/6/2026).

Baca Juga :  Lapak Pedagang di Geser ke Bagian Depan Pasar ,Akses Belanja Jadi Lebih Mudah

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Derma (52), seorang pedagang makanan di desa tersebut. Ia mengatakan bahwa kenaikan harga gas berdampak langsung pada biaya operasional usahanya.

“Setiap hari saya menggunakan gas untuk memasak dagangan. Ketika harga gas naik, modal usaha juga bertambah. Jika harga makanan dinaikkan, pembeli bisa berkurang. Namun jika tidak dinaikkan, keuntungan menjadi lebih sedikit,” jelas Derma.

Baca Juga :  Plastik Naik Gila-Gilaan, Pedagang Panyabungan Menjerit

Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat melakukan pengawasan terhadap distribusi gas elpiji agar harga tetap stabil dan terjangkau. Mereka juga berharap pasokan gas tetap tersedia sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkannya.

Kenaikan harga gas elpiji ini menjadi perhatian masyarakat Desa Hutarimbaru karena berdampak langsung pada kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil. Warga berharap ada solusi yang dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok.

Follow WhatsApp Channel risalahnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lapak Pedagang di Geser ke Bagian Depan Pasar ,Akses Belanja Jadi Lebih Mudah
Harga Sembako dan Jajanan Naik, Warga Keluhkan Biaya Hidup yang Semakin Tinggi
Kelangkaan Solar Kembali Terjadi, Warga Keluhkan Antrean Panjang di SPBU
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Harga Minyak dan Tepung Meroket, Warung Sembako Mulai Sepi Pembeli
Terjepit di Tengah Modernisasi, Tukang Becak Berjuang Menghidupi Keluarga
Minimarket Besar Kok Kehabisan Kantong plastik belanja? Indomaret Aek Lapan Dikeluhkan Pelanggan
Kantong Plastik Jadi Barang Mewah, Pedagang Pasar Mulai Tertekan
Akses Kesehatan Terhambat, Warga Tercekik Biaya: RSU Mandailing Natal Terasa ‘Jauh’ di Tengah Janji Pelayanan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:01 WIB

Lapak Pedagang di Geser ke Bagian Depan Pasar ,Akses Belanja Jadi Lebih Mudah

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:13 WIB

Kenaikan Harga Gas Elpiji Resahkan Warga Desa Hutarimbaru

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:09 WIB

Harga Sembako dan Jajanan Naik, Warga Keluhkan Biaya Hidup yang Semakin Tinggi

Senin, 8 Juni 2026 - 17:37 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Harga Minyak dan Tepung Meroket, Warung Sembako Mulai Sepi Pembeli

Senin, 8 Juni 2026 - 17:11 WIB

Terjepit di Tengah Modernisasi, Tukang Becak Berjuang Menghidupi Keluarga

Berita Terbaru

Bisnis

Kenaikan Harga Gas Elpiji Resahkan Warga Desa Hutarimbaru

Selasa, 9 Jun 2026 - 10:13 WIB